SURABAYA, SJP — Sebanyak 236 penumpang selamat dari musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026) dini hari.
Kedatangan para penyintas yang dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari perairan Sumenep, Madura, tersebut diwarnai suasana haru dan kepanikan.
Sejumlah penumpang yang kelelahan dan pingsan harus dibopong serta dibantu menggunakan kursi roda oleh petugas medis di dermaga.
Salah seorang penumpang selamat, Bambang, menceritakan detik-detik menegangkan saat api mulai melalap badan kapal. Ia beserta penumpang lainnya terpaksa melompat ke laut demi menyelamatkan diri.
“Setelah itu selamat ditolong oleh kapal yang melintas,” kata Bambang saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak.
KMP Mutiara Sentosa II yang mengangkut 250 penumpang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Makassar pada Minggu (2/8/2026) pagi.
Namun, saat berada di perairan Sumenep, api mendadak muncul dan membakar bagian atas kapal.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara para penumpang yang telah mengenakan pelampung berkerumun di sisi kapal untuk menyelamatkan diri.
Kantor SAR Surabaya menerima laporan awal insiden tersebut dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Tim SAR gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi massal.
Data terbaru Basarnas mencatat penanganan korban selamat 236 orang, korban meninggal dunia 5 orang, dan korban masih dalam pencarian 41 orang
Guna menangani para korban, PT Pelindo Regional 3 bersama Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, Basarnas, Jasa Raharja, dan Rumah Sakit PHC Pelabuhan mendirikan posko pengaduan bersama.
Seluruh penumpang yang tiba langsung diarahkan ke area istirahat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta menerima bantuan makanan. Pelindo juga menyediakan fasilitas mandi, tempat ibadah, serta layanan transportasi gratis bagi penumpang yang membutuhkan.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan penyisiran di lokasi kejadian guna mencari 41 penumpang yang dilaporkan belum ditemukan. (**)
Sumber: Beritasatu.com
Editor: Syaiful Aries

