PEKALONGAN, SJP – Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) secara resmi ditutup pada Jumat (11/9/2026).
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan tersebut sukses melahirkan qori dan qoriah terbaik dari berbagai kampus Islam di Indonesia.
Suasana haru dan penuh ketegangan menyelimuti para finalis sesaat sebelum dewan hakim membacakan hasil penilaian akhir untuk kategori putra dan putri.
Pada kategori putra, Ahmad Addin Al-Qayyim dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah mengumpulkan nilai tertinggi sebesar 94,6.
Posisi Juara 2 diraih oleh Muhammad Iqbal Nur Khanafi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah (Satu) Tulungagung dengan nilai 93,8, disusul Yusril Lesya Huda dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (Khas) Jember di posisi Juara 3 dengan skor 92,5.
Sementara itu pada kategori putri, gelar Juara 1 disabet oleh Khairatunnisa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan raihan nilai 94,2. Posisi Juara 2 diraih oleh Sa’datul Badriyah dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan nilai 89,5, dan Juara 3 diraih oleh Sheila Amelia dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan nilai 85,5.
Para pemenang mempersembahkan capaian ini untuk keluarga, para guru, serta almamater yang telah memberikan dukungan penuh selama proses latihan hingga kompetisi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada guru-guru saya dan pihak UIN yang telah mempercayakan saya untuk mewakili kampus,” kata Ahmad Addin, Sabtu (12/9/2026).
Ungkapan rasa syukur mendalam juga disampaikan oleh peraih Juara 1 Putri, Khairatunnisa. Bagi mahasiswa UIN Jakarta ini, kemenangan tersebut menjadi pelecut semangat untuk terus mendalami isi kandungan Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, bersyukur sekali. Juara ini sebenarnya menjadi wasilah bagi saya untuk terus belajar, dan ini merupakan nikmat dari Allah SWT,” jelas Khairatunnisa.
Menutup rangkaian kompetisi, Koordinator Lomba MTQ, Dr. Moh. Nasrudin, M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan menampilkan kemampuan terbaiknya.
“Walaupun juara yang ditetapkan hanya tiga besar, insyaallah kalian semua adalah juara di mata Allah SWT,” pungkas Moh. Nasrudin. (***)
Editor: Syaiful Aries

