Site icon Kabar Jatim

Cicipi Kopi Bondowoso, Noe Letto: Rasanya Sudah Kuat, Tinggal Perkuat Ekosistem dan Terus Merambah Dunia

BONDOWOSO, SJP – Vokalis band Letto, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe, menyampaikan pesan bagi pengembangan kopi Bondowoso setelah mengikuti talkshow dalam Festival Kopi Nusantara ke-9 di Alun-alun Raden Bagus Assra, Bondowoso, Senin (31/8/2026).

Menurut Noe, kualitas kopi Bondowoso sudah memiliki dasar yang kuat. Namun, kekuatan tersebut perlu ditopang ekosistem yang mendukung agar kopi Bondowoso mampu berkembang lebih luas dan dikenal hingga pasar dunia.

“Gini, kuatnya sebuah komoditi itu didukung karena, apa namanya, oleh ekosistemnya. Ekosistem legal, ekosistem finansial, ekosistem koneksi, ekosistem kampanye, dan seterusnya,” kata Noe, usai membawakan 3 lagu dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai penguatan ekosistem menjadi penting karena kualitas kopi yang dimiliki Bondowoso sudah cukup kuat. Dukungan dari berbagai sektor dinilai dapat membuat potensi tersebut semakin berkembang.

“Saya harapkan ekosistemnya itu diperkuat, karena kopinya sudah kuat. Dasar yang sudah kuat akan jadi jauh lebih kuat kalau ekosistemnya diperkuat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Noe juga mencicipi sejumlah produk kopi yang ditampilkan dalam Festival Kopi Nusantara. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah kopi Endemic Indonesia yang menurutnya memiliki karakter rasa yang menarik.

“Yang kopi Endemic Indonesia itu rasanya menarik. Rasanya kayak apa mungkin? Saya bukan deskriptor kopi, jadi saya nggak tahu cara menjelmakan dengan bahasa pakai teman-teman kopi gimana. Tapi saya merasakan ini pekat tanpa bikin pusing. Gimana ya ngomongnya? Menarik,” tuturnya.

Selain kopi, Noe juga sempat mencicipi tape khas Bondowoso. Namun, ia mengaku belum pernah menyandingkan tape dengan kopi secara bersamaan.

“Saya belum pernah makan tape sambil ngopi. Jadi tape sendiri, kopi sendiri gitu. Belum pernah bareng. Jadi rasanya tape ya seperti tape, kopi ya seperti kopi,” katanya.

Festival Kopi Nusantara ke-9 sendiri digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso sebagai ruang untuk memperkenalkan potensi kopi daerah sekaligus mempertemukan pelaku usaha, petani, dan penikmat kopi.

Sebelum mengakhiri talkshow, Noe memberikan satu pesan singkat ketika diminta menggambarkan kopi Bondowoso dalam satu kalimat.

“Harus terus merambah dunia,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>