Site icon Kabar Jatim

Dinkes Sidoarjo Akan Turun Tangan Cek Temuan Ayam Mentah Berdarah di Menu MBG SPPG Singogalih

Kabarjatim.com, SIDOARJO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat menyikapi keluhan masyarakat terkait temuan menu makanan program Makan Bergizi (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) Singogalih, Kecamatan Tarik. Dinas Kesehatan memastikan akan segera turun ke lapangan guna melakukan pengecekan menyeluruh.

Temuan yang menuai sorotan tajam tersebut berkaitan dengan sajian menu ayam yang didistribusikan kepada penerima manfaat pada Rabu (22/7) kemarin, di mana kondisi daging ayam dilaporkan masih mentah, belum matang sempurna, dan bahkan masih mengandung darah segar.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, menuturkan bahwa pihaknya akan mengerahkan tim untuk memastikan kebenaran atas temuan di lapangan tersebut.

“Dari Dinkes akan cek dulu sambil koordinasi dengan dinas pertanian, karena ini bahan pangan belum olahan,” **ujar dr. Lakshmie Herawati Yuwantina** saat dihubungi *Kabarjatim.com*, Kamis (23/7/2026).

Menu MBG Singogalih Kondisi Ayam Mentah belum matang dan Mengandung darah segar

Selain menerjunkan tim, Kadinkes juga mengaku akan melakukan penelusuran internal guna mengecek apakah ada laporan serupa yang masuk sebelumnya ke jajaran kesehatan di tingkat bawah. “Saya tanyakan anak-anak di Dinkes, apa ada laporan sebelumnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, distribusi menu MBG oleh SPPG Singogalih ini kembali memicu kekecewaan mendalam dari para wali murid dan penerima manfaat. Selain masalah kematangan ayam, komposisi menu yang terdiri dari nasi, sayur sop tanpa kuah, satu potong ayam, satu potong tahu goreng, serta tiga buah kelengkeng turut dipersoalkan.

The post Dinkes Sidoarjo Akan Turun Tangan Cek Temuan Ayam Mentah Berdarah di Menu MBG SPPG Singogalih appeared first on Kabarjatim.com.

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>