JOMBANG, SJP – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jombang mulai menggelar agenda konsolidasi besar organisasi. Langkah tersebut menandai perjalanan Partai berlambang pohon beringin menuju pemilihan umum (Pemilu) mendatang.
Terpantau jelas konsolidasi besar itu saat pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) partai di aula pertemuan Hotel Azana Jombang, Sabtu (8/8/2026), yang dihadiri kolektif struktural pimpinan tingkat kecamatan, organisasi sayap, jajaran fungsional hingga anggota fraksi partai.
Tidak kurang 200 anggota kader hadir pada konsolidasi besar DPD Partai Golkar Kabupaten Jombang, yang turut dihadiri Bupati Jombang Warsubi beserta jajaran DPD Partai Golkar Jawa Timur.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jombang, Andik Basuki Rahmat, menyebut agenda konsolidasi besar dalam kemasan Rakerda sebagai sebuah kewajiban struktural Partai Golkar di setiap tingkatan, mulai dari kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional.
“Intinya adalah konsolidasi organisasi partai. Yang kedua evaluasi internal kepengurusan,” ujar Andik kepada suarajatimpost.com, Ahad (9/8/2026).
Menurut Andik program kerja Partai Golkar di daerah harus berjalan linier dengan program di tingkat pusat dan provinsi. Sinkronisasi tersebut harus diterapkan hingga struktur partai di tingkat desa. Termasuk kegiatan konsolidasi besar organisasi.
Muara dari setiap program kerja diarahkan pada peningkatan kekuatan partai dalam menghadapi Pemilu. Andik pun jumawa bahwa partai mesti memiliki target tinggi. Prediksinya dengan target tinggi, akan memicu semangat kader di semua level tingkatan.
“Kalau kita ditanya masalah target, harapan, mesti kita harus punya satu target yang tinggi. Karena itu untuk memotivasi para kader kita tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten,” katanya.
Cerminan optimisme Andik jika melihat rekam jejak Golkar Nasional. Partai dibawa komando politikus Bahlil Lahadalia telah meraup 102 kursi dari total 580 kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk periode 2024-2029. Pencapaian yang menempatkan Golkar di posisi kedua suara terbanyak nasional dibawah PDI Perjuangan dengan 110 kursi.
Demikian juga di Jawa Timur, Partai Golkar mendapat 15 kursi dari total 120 kursi legislatif. Partai dengan perolehan kursi legislatif terbanyak ke-4, dibawah PKB, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
“Karena kita harus pemenang di kabupaten sendiri. Untuk kabupaten tadi saya sampaikan target kita tinggi, syukur-syukur kalau kita itu bisa memenangkan,” ujar Andik.
Fokus Penguatan Organisasi Sayap Muda
Selain konsolidasi organisasi, Partai Golkar Jombang juga berusaha memperkuat keterlibatan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial. Andik menjelaskan bahwa Golkar memiliki organisasi sayap seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) yang akan dikembangkan hingga tingkat desa.
“Untuk keterlibatan Gen Z dan milenial kita akan punya AMPG dan KPPG yang spesifik untuk generasi Gen Z,” kata Andik.
Menurutnya, setiap desa memiliki struktur kepengurusan AMPG dengan minimal terdapat ketua, sekretaris, dan bendahara. Saat ini, struktur AMPG tersebut masih terpusat di tingkat DPD dan belum sepenuhnya terkoordinasi hingga tingkat desa.
“Kita tekankan saat ini adalah AMPG untuk anak-anak muda. Kita perintahkan minimal di tingkat desa ada ketua, sekretaris, bendahara,” ujarnya.
Pendidikan dan Pelatihan untuk Kader Muda
Selain pembentukan struktur, calon kader AMPG juga akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan (diklat). Andik berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap partai.
“Mereka akan didiklat. Karena kita perhatikan dengan mengikuti diklat tersebut, insya Allah mereka akan punya rasa tanggung jawab, memiliki bahwasanya aku ini adalah orangnya Partai Golkar,” katanya.
Dengan penguatan organisasi hingga tingkat desa dan pembekalan melalui diklat, Partai Golkar Jombang berharap kader muda dapat menjadi motor penggerak untuk merangkul masyarakat sekaligus meningkatkan perolehan suara partai pada Pemilu 2029. Andik pun berharap Partai Golkar dapat kembali meraih kejayaan seperti pada masa lalu.
Dalam kesempatan Rakerda tersebut, DPD Partai Golkar Jatim menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelantikan kepada 63 jajaran pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara dari 21 Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Jombang untuk periode 2025-2030.
Bupati Jombang Warsubi yang turut hadir dalam acara juga mengucapkan selamat atas pelantikan PK Partai Golkar dan memberikan dukungan terhadap program-program partai ke depan. (**)
Editor: Danu

