Site icon Kabar Jatim

Kandang Berisi Ribuan Ayam di Tulungagung Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

TULUNGAGUNG, SJP – Suasana dini hari di Dusun Patoman, Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, mendadak mencekam. Api berkobar dari sebuah kandang ayam hingga membuat bangunan tersebut amblas pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui ketika api sudah membesar dari bagian tengah kandang. Kobaran api dengan cepat membesar dan mengancam seluruh isi kandang yang saat itu masih dipenuhi ribuan ayam.

Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian, dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam serta satu kendaraan penyuplai air.

“Terima berita pukul 03.00 WIB, berangkat ke TKK pukul 03.05 WIB, sampai lokasi pukul 03.17 WIB,” kata Bambang.

Besarnya kobaran api membuat petugas harus mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak dua armada pemadam kebakaran dan satu unit suplai dikerahkan untuk menjinakkan api serta mencegah kebakaran meluas ke area di sekitar kandang.

Di dalam kandang tersebut terdapat sekitar 8.000 ekor ayam. Namun, ganasnya kobaran api membuat sebagian besar ayam tidak berhasil diselamatkan. Diperkirakan sekitar 7.000 ekor ayam mati.

Selain kandang dan ribuan ayam, api juga melalap sejumlah barang lainnya, mulai dari pakan ayam, sepeda motor hingga blower yang berada di lokasi. Besarnya kerusakan membuat total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

“Yang terbakar kandang ayam dan ayam sekitar 8.000 ekor, yang mati diperkirakan 7.000 ekor,” ujar Bambang.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama berjam-jam untuk mengendalikan kobaran api. Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil ditangani sekitar pukul 06.15 WIB.

Berdasarkan informasi awal dari petugas, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas LPG yang digunakan sebagai pemanas kandang. Api kemudian diketahui sudah membesar dari bagian tengah kandang sebelum akhirnya meluas.

“Penyebabnya diduga kebocoran gas LPG untuk pemanas,” jelas dia.

Tidak ada laporan korban manusia dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kebakaran ini meninggalkan kerugian material yang cukup besar bagi pemilik kandang, Nur Khotib, yang tercatat beralamat di Dusun Guyang Gajah, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memastikan kondisi di lokasi aman dan tidak ada lagi kobaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. (*) 

Editor: Syaiful Aries

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>