Site icon Kabar Jatim

Pemkab Kediri Serahkan Lahan Hampir 6 Hektar ke Kemenhaj

KEDIRI, SJP – Pemerintah Kabupaten Kediri menyerahkan sertifikat tanah kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan atas rencana pembangunan Hotel Haji. Aset tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan fasilitas pelayanan haji, termasuk Hotel Haji, di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, aset tanah berada di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol dengan luasan kurang lebih 59.307 meter persegi 

“Penyerahan sertifikat tanah ini menjadi langkah strategis dalam mendukung rencana pembangunan Hotel Haji di Kabupaten Kediri,” kata Wakil Bupati Kediri. 

Pembangunan Hotel Haji tersebut, selain untuk mendukung pelayanan jamaah haji di kawasan Bandara Internasional Dhoho diharapkan juga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

Mbak Dewi meminta masyarakat untuk ikut mendukung rencana pembangunan Hotel Haji tersebut. Dengan dukungan semua pihak, setiap tahapan pembangunan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. 

Pembangunan Hotel Haji dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, mulai dari pembukaan lapangan kerja hingga mendorong pertumbuhan sektor usaha di sekitar lokasi.

Pembangunan Hotel Haji tidak hanya menjadi fasilitas akomodasi bagi jemaah, tetapi juga bagian dari penguatan ekosistem pelayanan haji di kawasan Bandara Internasional Dhoho. 

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi atas dukungan yang diberikan Pemkab Kediri dengan menyerahkan aset tanah untuk rencana pembangunan Hotel Haji.

Kementerian Haji dan Umrah, menurut dia, akan segera menindaklanjuti rencana pembangunan Hotel Haji tersebut dengan melibatkan berbagai pihak supaya setiap proses yang dilakukan dapat berjalan optimal.

“Kita tahun 2027 berusaha keras bagaimana bisa membuka Bandara Dhoho sebagai Embarkasi Haji,” ungkapnya.

Adapun rencana pembangunan Hotel Haji diharapkan segera dapat diwujudkan. Pihaknya saat ini mengaku masih perlu mempersiapkan berbagai hal, termasuk kemungkinan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga.

“Setelah penyerahan ini kita akan mulai bicara. Tentu kita akan menyiapkan berbagai hal, termasuk bagaimana pendanaannya. Karena kita tahu pemerintah kita akan banyak kebutuhan, sehingga kalau langsung dibangun sekarang akan kesulitan. Maka kita berpikiran mungkin untuk bisa bekerja sama dengan pihak ketiga,” jelasnya.

Penyerahan sertifikat tanah ini secara resmi dilakukan di Bandara Internasional Dhoho pada Kamis (27/8) lalu dan disaksikan pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Kediri. (**) 

Editor: Syaiful Aries

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>