Site icon Kabar Jatim

Pencarian Korban KMP Mutiara Sentosa II Ditutup, 238 Penumpang dan ABK Berhasil Terdata

SURABAYA, SJP — Kepastian mengenai nasib para penumpang dan awak kapal KMP Mutiara Sentosa II akhirnya didapatkan. 

Badan SAR Nasional (Basarnas) secara resmi menghentikan seluruh kegiatan pencarian dan pemantauan aktif di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur, pada Ahad (9/8/2026).

Langkah ini diambil setelah Basarnas memastikan seluruh jiwa yang berada di atas kapal naas tersebut telah berhasil dievakuasi dan terdata secara valid.

Penghentian pencarian ini berpatokan pada pencocokan data (sinkronisasi manifes) yang dilakukan antara pihak kesyahbandaran dan operator kapal. Berdasarkan data final tersebut, total penumpang dan awak kapal yang berada di atas KMP Mutiara Sentosa II berjumlah 238 orang.

Dari total 238 orang tersebut 233 orang** dinyatakan selamat dan 5 orang dinyatakan meninggal dunia.

Proses evakuasi para korban selamat maupun meninggal dunia dilakukan secara bergotong-royong dengan melibatkan armada kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. 

KM Meratus Pematang Siantar menyelamatkan 110 orang selamat dan membawa 2 jenazah; TB Hasnur menyelamatkan 62 orang; KRI Nala menyelamatkan 30 orang dan membawa 2 jenazah; Selaras Mas menyelamatkan 13 orang; KN SAR 249 Permadi menyelamatkan 9 orang dan KMP Mutiara Ferindo I menyelamatkan 8 orang dan membawa 1 jenazah.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa karena seluruh korban sudah terevakuasi dan datanya cocok dengan manifes resmi, maka status penanganan kebakaran KMP Mutiara Sentosa II resmi beralih dari operasi pencarian khusus menjadi operasi kesiapsiagaan.

Sebelum monitoring aktif benar-benar ditutup pada hari ke-7 pascakebakaran, Tim SAR gabungan telah menghabiskan waktu selama 4 hari menyisir perairan utara Madura.

Penyisiran dilakukan secara masif melalui jalur laut dan udara untuk memastikan tidak ada lagi korban atau bangkai kapal yang tertinggal. 

Mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Sumenep. 

Mengerahkan helikopter Basarnas tipe AW139 HR1301 untuk memantau jangkauan perairan yang lebih luas.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, mengonfirmasi bahwa seluruh area sasaran telah selesai disisir tanpa menemukan tanda-tanda korban tambahan.

“Dengan tidak adanya tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan, maka kami mengakhiri kegiatan monitoring aktif,” tegas Nanang di Surabaya.

Dengan selesainya operasi di perairan utara Madura, seluruh personel Kantor SAR Kelas A Surabaya ditarik kembali ke markas untuk bersiap menghadapi potensi keadaan darurat lainnya.

“Selanjutnya, beralih posisi standby untuk kondisi kedaruratan yang lain,” kata Nanang.

Meski monitoring aktif telah dihentikan, Basarnas menegaskan pihak keselamatan laut tetap dalam posisi siaga jika sewaktu-waktu muncul informasi atau perkembangan baru terkait insiden KMP Mutiara Sentosa II. (**) 

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Syaiful Aries

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>