KEDIRI, SJP — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kediri resmi menggelar Kediri Student Athletics Competition (KSAC) 2026 di Stadion Canda Bhirawa, Pare.
Ajang yang memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini difokuskan sebagai sarana pembibitan sekaligus penyusunan basis data (database) atletik jangka panjang hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2029.
Ketua Umum Pengkab PASI Kediri, Erfin Fatoni, menjelaskan bahwa pemetaan potensi atlet sejak dini menjadi kebutuhan prioritas daerah saat ini.
“Kebutuhan kami saat ini adalah kebutuhan database atletik di wilayah Kabupaten Kediri. Ini yang menjadi fokus prioritas kami. Kita punya target jangka panjang Porprov 2029. Semoga adik-adik kita, rekan-rekan kita ini yang bisa menjadi wakil Kabupaten Kediri dan bisa meraih medali,” kata Erfin, Senin (24/8/2026).
Pelaksanaan KSAC 2026 mencatatkan lonjakan partisipasi dengan melibatkan sekitar 550 pelajar jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Kediri. Berbeda dari tahun sebelumnya yang berbasis jenjang sekolah, kompetisi kali ini menerapkan sistem pembagian kelompok umur (KU).
“Alhamdulillah tahun ini peminatnya naik signifikan dibandingkan tahun kemarin. Tahun ini ada 550 pelajar SD, SMP, SMA di wilayah Kabupaten Kediri,” ujar Erfin.
“Tahun kemarin kita batasi SD, SMP, SMA, tapi tahun ini kita bagi dalam kelompok umur. Jadi misalnya ada anak kelompok umur 12 tahun, ada yang SMP dan ada yang SD kelas 6, seperti itu,” tambah dia.
Ajang ini mempertandingkan berbagai nomor lintasan (lari 5.000 meter hingga *sprint* 400m, 100m, 80m, dan 60m), nomor lempar, serta nomor lompat.
Selain pengumpulan data atlet, KSAC 2026 berfungsi sebagai ajang seleksi menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kabupaten Ngawi pada November 2026 mendatang, serta ajang Jatim Open.
“Apabila limit waktunya bisa sesuai akan kita berangkatkan. Selain itu juga nanti yang peringkat 1, 2, 3 kita akan cek lagi. Akan kita ikutkan seperti tahun kemarin di Jatim Open,” kata Erfin.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan kejuaraan atletik tingkat pelajar ini.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini nanti benar-benar bisa melahirkan atlet-atlet yang berpotensi dan juga berbakat untuk cabang olahraga atletik di Kabupaten Kediri,” tutur Hakim.
Hakim menekankan pentingnya menjaga kelangsungan kompetisi ini agar proses pembinaan atlet tidak terputus di tengah jalan.
“Harapannya semoga kegiatan ini tidak hanya di tahun ini saja, ini bisa menjadi kegiatan tahunan sehingga bisa ada pembinaan yang berkelanjutan dan ada wadah untuk atlet,” tutupnya. (*)
Editor: Syaiful Aries

