SURABAYA, SJP — Penanganan medis terhadap para korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Jawa Timur, terus diperketat. Hingga Rabu (5/8/2026) pagi, Rumah Sakit PHC Surabaya mengonfirmasi telah menerima penambahan pasien penyintas menjadi 15 orang akibat penurunan kondisi fisik pasca-evakuasi di laut.
Mayoritas korban dirujuk ke fasilitas medis setelah mengeluhkan pusing hebat, mual, serta gangguan pencernaan. Kondisi klinis tersebut dipicu oleh paparan air laut yang tertelan dalam jumlah banyak saat para penumpang berusaha menyelamatkan diri menuju kapal penolong.
Direktur RS PHC Surabaya, dr. Rony Kurniawan, menjelaskan bahwa tim medis melakukan observasi berkala guna memitigasi risiko komplikasi kesehatan lanjutan pada para penyintas.
“Mayoritas mereka mengalami sakit kepala, mual, dan muntah, diduga akibat kebanyakan tertelan air laut ketika berenang di laut menuju lokasi kapal penyelamat,” ungkap dr. Rony.
Berdasarkan evaluasi medis terkini, dari total 15 pasien yang ditangani dengan rincian 11 pasien menjalani rawat inap untuk pemantauan indikator vital secara intensif dan 4 pasien diperbolehkan rawat jalan setelah kondisinya dinyatakan stabil.
Klasifikasi usia pasien mencakup 10 orang dewasa, 3 balita, serta 1 lansia. Pihak manajemen rumah sakit menyatakan bahwa status pasien rawat inap dapat dialihkan menjadi rawat jalan apabila hasil evaluasi klinis harian menunjukkan progres pemulihan yang signifikan.
Proses penerimaan korban selamat di RS PHC Surabaya berlangsung secara bertahap sejak awal pekan, berkoordinasi dengan tim evakuasi gabungan dari Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Pada Senin (3/8/2026) dini hari ada kedatangan gelombang pertama sebanyak 9 korban via KM Siantar dan ada evakuasi lanjutan untuk 2 korban menggunakan KRI Nala. Pada Selasa (4/8/2026) siang, dilakukan pemindahan kelompok korban berikutnya melalui KM Hasnur dan pada Selasa (4/8/2026) malam, ada enanganan 3 korban tambahan yang sebelumnya berada di lokasi penampungan sementara (hotel).
Insiden musibah maritim ini terjadi pasca-kebakaran yang melanda KMP Mutiara Sentosa II di wilayah perairan Kabupaten Sumenep. Hingga saat ini, otoritas terkait terus membagi fokus pada pemulihan kesehatan para penyintas, percepatan proses identifikasi tim DVI, serta kelanjutan operasi pencarian penumpang yang belum ditemukan. (**)
Sumber: Beritasatu.com
Editor: Syaiful Aries

