Site icon Kabar Jatim

Satu Korban Ledakan SPPG di Mojokerto Tewas Setelah Sepekan Kritis

MOJOKERTO, SJP — Penanganan medis terhadap korban ledakan instalasi gas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, berujung duka. 

Edi Suyanto (55), seorang teknisi yang mengalami luka bakar parah hingga 90 persen, dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dr Soetomo Surabaya pada Kamis (20/8/2026) pagi.

Insiden ledakan yang terjadi pada Kamis (13/8/2026) tersebut tidak hanya menelan korban jiwa dan merawat empat korban luka lainnya, tetapi juga memicu penghentian sementara distribusi 3.600 porsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Mojokerto.

Edi, warga Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, menghembuskan napas terakhirnya setelah sepekan berjuang melewati masa kritis akibat luka bakar berat di sekujur tubuhnya.

Kepala Bagian Umum RSUD Dr Soetomo Surabaya, Robeth Jabbar Syahansyah, membenarkan informasi berpulangnya pasien rujukan asal Mojokerto tersebut.

“Pasien ES masuk rumah sakit di RSUD Dr Soetomo pada 14 Agustus 2026 dan meninggal pada 20 Agustus 2026 pukul 05.09 WIB,” ujar Robeth saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Robeth menjelaskan bahwa korban sebelumnya sempat mendapatkan penanganan darurat di RS Gatoel Mojokerto sebelum akhirnya dirujuk ke Surabaya karena kondisi luka yang sangat berat.

“Benar, RSUD Dr Soetomo telah melakukan perawatan terhadap pasien rujukan dari RS Gatoel Mojokerto dengan luka bakar 90% akibat ledakan gas elpiji saat instalasi di SPPG,” ungkapnya.

Peristiwa naas tersebut berawal saat manajemen SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group mendeteksi adanya gangguan teknis pada saluran gas di fasilitas dapur mereka. Pihak pengelola kemudian memanggil Edi Suyanto untuk melakukan perbaikan instalasi pipa gas elpiji bersama rekannya.

Namun, ketika proses pemeriksaan dan perbaikan berlangsung, akumulasi kebocoran gas memicu ledakan dahsyat yang disertai kobaran api. Kerasnya tekanan ledakan bahkan membuat beberapa orang di area dapur terpental hingga sejauh dua meter.

Selain Edi Suyanto, ledakan tersebut menimbulkan cedera pada empat orang lainnya yang berada di lokasi kejadian. 

Pertama adalah Quinlan, seorang teknisi, warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, ia engalami luka bakar 40 persen dan tengah menjalani perawatan medis di RS Gatoel Kota Mojokerto.

Kedua adalah Piter Nando, seorang teknisi, warga Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengalami luka bakar 60 persen dan dirawat di RS Sakinah Mojokerto.

Maulin Nikmah, karyawan SPPG, warga Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri, mengalami luka-luka akibat dampak ledakan.

Robiatul Adawiyah, Karyawan SPPG, warga Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri, mengalami luka-luka akibat dampak ledakan.

Imbas langsung dari keruskaan fasilitas dapur umum ini mengakibatkan operasional pengolahan dan distribusi 3.600 porsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah setempat terhenti total.

Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto telah menerjunkan tim penyidik khusus untuk mengusut penyebab pasti ledakan serta memeriksa penerapan prosedur keselamatan kerja di lokasi kejadian. (**) 

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Syaiful Aries

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>