Site icon Kabar Jatim

Sering Batuk dan Pilek saat Kemarau? Ini Penyebab Utama dan Cara Ampuh Mencegahnya

SUARAJATIMPOST.COM – Sering menganggap batuk dan flu cuma mengintai di musim hujan? Faktanya, saat kemarau basah maupun terik melanda, tenggorokan gatal, hidung mampet, bersin tiada henti, hingga batuk kering justru makin marak menyerang. Perubahan cuaca yang drastis antara siang dan malam sering kali membuat daya tahan tubuh gampang drop.

Kementerian Kesehatan RI mengingatkan bahwa musim kemarau meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Memang, cuaca panas tidak langsung menularkan penyakit, namun kondisi lingkungan sekitar saat kemarau menjadi pemicu utama yang mengganggu saluran napas.

Berikut adalah faktor pemicu utama batuk dan pilek di musim kemarau yang perlu diwaspadai:

Langkah Pencegahan Praktis

  1. Jaga Hydration Level: Cukupi kebutuhan air putih harian untuk menjaga kelembapan tenggorokan.
  2. Gunakan Masker: Proteksi saluran napas dari paparan debu dan polusi saat beraktivitas di luar ruangan.
  3. Rutun Bersihkan Area Rumah: Bersihkan kipas angin, gorden, dan filter AC secara berkala dari tumpukan debu.
  4. Terapkan Perilaku Hidup Bersih: Rutin mencuci tangan dan konsumsi makanan bergizi tinggi untuk memperkuat daya tahan tubuh.
  5. Hindari Asap Rokok: Asap rokok memperparah iritasi jaringan saluran pernapasan.

Kapan Harus ke Dokter? Segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam tinggi lebih dari 3 hari, sesak napas, batuk tak kunjung sembuh melebihi 2 minggu, atau dahak berwarna hijau pekat/berdarah. (**)

Sumber: klinikkeluarga.com

Editor: Danu

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>