Site icon Kabar Jatim

Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk di Tol Jombang&Mojokerto, Empat Orang Tewas

JOMBANG, SJP–Kelalaian akibat rasa kantuk kembali memicu insiden kecalakaan maut di jalan tol.

Sebuah kendaraan travel jenis Toyota Hiace yang mengangkut belasan penumpang menghantam bagian belakang truk bermuatan gipsum di ruas Jalan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 687+200 jalur B. 

Peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan tabrak belakang tersebut terjadi pada Sabtu (11/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. 

Benturan keras bermula saat minibus Toyota Hiace bernomor polisi L 7178 AH (tertera pula dalam laporan manual H 7497 OQ) meluncur dari arah Surabaya menuju Surakarta. 

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Eko Budianto Setiawan (38), warga Taktakan, Kota Serang.

Kanit PJR Polda Jatim, AKP Sudirman, membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan yang merenggut empat korban jiwa tersebut.

“Betul, telah terjadi kecelakaan lalu lintas ganda tabrak belakang di KM 687+200 jalur B Tol Jombang-Mojokerto pada Sabtu malam pukul 23.30 WIB. Kendaraan Toyota Hiace yang berjalan dari arah Surabaya menuju Surakarta diduga mengalami oleng diduga karena pengemudi mengantuk,” ujar AKP Sudirman.

Akibat hilangnya konsentrasi pengemudi, kendaraan travel tak terkendali dan langsung menyundul truk berplat nomor R 8187 OT yang sedang melaju searah di jalur lambat.

“Posisi akhir kendaraan Toyota Hiace berada di lajur cepat menghadap ke barat, sementara truk berada di lajur lambat dengan arah yang sama. Situasi arus lalu lintas saat kejadian terpantau lancar dengan kondisi cuaca cerah,” tambahnya.

Hantaman berkecepatan tinggi tersebut membuat bagian depan Toyota Hiace mengalami kerusakan parah. Kepolisian mencatat total 11 orang menjadi korban dalam tragedi ini.

“Dari total penumpang dan pengemudi yang ada di dalam kendaraan, tercatat ada 7 orang mengalami luka ringan dan 4 orang korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap AKP Sudirman.

Seluruh korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai warga asal Jawa Tengah. 

Berikut identitas korban dalam insiden tersebut:

Kukuh Bimbing (Laki-laki, 22 tahun, asal Karanganyar) meninggal dunia di lokasi; Dwi Raharjanto (Laki-laki, 49 tahun, asal Wonosari, Klaten) meninggal dunia di lokasi; Tendi Anggoro (Laki-laki, 28 tahun, asal Wonogiri) meninggal dunia di lokasi; dan Prawoto (Laki-laki, 55 tahun, asal Sukoharjo) meninggal dunia di lokasi.

Sementara itu, tujuh korban selamat yang mengalami luka ringan terdiri dari pengemudi Eko Budianto Setiawan serta enam penumpang lainnya, yaitu Lidia Yustika (28), Edi Mursito (55), Ismaya Salindri (35), Ghofur Y Saputra (37), Sunarto (46), dan Arif Purwanto (16).

Kerusakan fisik kendaraan akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai kerugian materiil sebesar Rp300 juta. Nilai kerusakan pada sarana dan prasarana jalan tol hingga kini masih dalam tahap penghitungan oleh pihak pengelola Tol Jomo.

Menanggapi insiden mematikan tersebut, kepolisian menyampaikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan agar selalu mengukur batas kemampuan fisik saat berkendara jarak jauh.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi wajib beristirahat di rest area terdekat demi menghindari kecelakaan fatal serupa,” tutup AKP Sudirman. (**) 

Editor: Syaiful Aries

Exit mobile version

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>