KOTA BATU, SJP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menyiapkan dua aset yang dikelolanya, yakni Alun-Alun Kota Batu dan Hutan Kota Bondas, untuk dikembangkan sebagai simpul kreatif (creative hub).
Kepala DLH Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan pada Kamis (24/9/2026) menguraikan bahwa kedua ruang publik tersebut selama ini berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Namun, Pemkot Batu mengarahkan pemanfaatannya agar dapat menjadi ruang aktivitas kreatif masyarakat.
“Alun-Alun dan Hutan Kota Bondas memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang kegiatan kreatif. Pemanfaatannya dapat mencakup panggung seni terbuka, pusat kegiatan kuliner khas Batu hingga lokasi penelitian lingkungan,” urainya.
Ia juga membeberkan begitu SK Wali Kota terbit, Alun-Alun dan Hutan Kota Bondas tidak cuma jadi ruang terbuka hijau, melainkan resmi jadi sarana kreasi warga yang siap diusulkan ke program nasional.
Menurut Dian, kepastian administrasi diperlukan untuk memperkuat peluang kedua aset tersebut masuk dalam program maupun memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
“Pengembangan Alun-Alun dan Hutan Kota Bondas menjadi bagian dari rencana Pemkot Batu menetapkan delapan ruang publik sebagai simpul kreatif,” imbuhnya.
Ruang-ruang tersebut diarahkan memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif Kota Batu.
Dengan status sebagai simpul kreatif, ruang publik tersebut nantinya tidak hanya digunakan sebagai lokasi kegiatan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari infrastruktur pengembangan ekonomi kreatif.
“Momen ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memajukan pusat ekonomi kreatif di Kota Batu,” pungkas Dian. (**)
Editor: Syaiful Aries

