SURABAYA, SJP – Menyusuri kawasan Kota Surabaya Lama terasa seperti melintasi lorong waktu. Di antara deretan bangunan tua bergaya art deco peninggalan era kolonial, aroma rempah dan kuliner tradisional menguar menggugah selera.
Salah satu yang paling ikonik dan wajib dicoba saat berada di Jalan Karang Menjangan adalah Rujak Cingur. Kuliner kebanggaan masyarakat Jawa Timur ini tidak hanya mudah dijumpai di setiap sudut Kota Surabaya, tetapi juga telah memikat hati para pencinta kuliner nusantara berkat keunikannya yang tiada dua.
Keunikan Bahan dan Racikan Bumbu Petis
Bahan utama adalah cingur (mulut atau moncong sapi yang telah direbus matang), memberikan tekstur kenyal yang unik dan sensasi rasa gurih alami.
Berisi irisan buah tropis menyegarkan seperti mentimun, kedondong, nanas, mangga muda, dan bengkuang, dipadukan dengan tahu-tempe goreng serta sayuran hijau (kangkung dan kacang panjang).
Jangan lupakan bumbu petis khas. Rahasia kelezatannya terletak pada ulekan gula merah, kacang tanah, cabai, asam jawa, dan petis udang khas Jawa Timur yang diracik pas di dalam cobek besar.
Hanya dengan merogoh kocek sekitar Rp10.000 per porsi, Anda sudah bisa menikmati semangkuk kelezatan gurih, manis, pedas, dan segar yang disempurnakan dengan renyahnya kerupuk. Rujak cingur benar-benar menjadi bukti nyata kekayaan cita rasa kuliner tradisional Indonesia! (**)
Sumber: indonesiakaya.com