Stok Beras Capai 101 Ribu Ton, Bulog Pastikan Beras Aman Hingga 2027

JOMBANG, SJP – Badan Urusan Logistik (Bulog) yang membawai wilayah Mojokerto dan Jombang memiliki total beras dikelola mencapai 101 ribu ton. Angka yang menjadi rujukan Bulog memastikan ketercukupan beras aman hingga tahun 2027.

Ratusan ribu ton beras tersebut tersimpan disejumlah gudang wilayah Kabupaten Jombang, kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto. Seluruh gudang dimaksud terkoordinasi langsung oleh Perum Bulog Mojokerto, Jawa Timur. 

Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan keberadaan stok beras Bulog hingga tahun 2027 menjadi modal utama dalam menjamin ketahanan pangan masyarakat dan pengendalian harga beras.

“Stok yang ada saat ini aman. Selain stok yang sudah tersedia di gudang, Bulog juga terus lakukan penyerapan dari petani, sehingga ketersediaan beras tetap terjaga,” ujar Husin dalam pesan diterima, Senin (7/9/2026).

Beras cadangan Bulog selain dilakukan penyimpanan, juga didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat melalui serangkaian program bantuan pangan. Bentuknya, penyaluran Beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah tersebar di pengecer maupun pasar. 

Husin menegaskan, Bulog akan terus menjaga keseimbangan antara penyerapan dari petani dan penyaluran kepada masyarakat. Termasuk pemantauan langsung du sejumlah pasar yang berada di Kabupaten Jombang. 

“Prinsipnya stok harus aman, pasokan harus tersedia dan masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau. Kami akan terus melakukan monitoring dan penyaluran sesuai kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Dengan stok mencapai sekitar 101 ribu ton, Bulog Mojokerto semakin memperkuat perannya sebagai penyangga pangan di wilayah Mojokerto dan Jombang.

Kondisi ini sekaligus menjadi kabar baik bagi masyarakat. Beras aman, stok tersedia, harga terjangkau dan Bulog siap menjaga ketahanan pangan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>