SUARAJATIMPOST.COM – Film dokumenter investigasi Skenario sang Jenderal kembali mengangkat kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang sempat mengguncang institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Film berdurasi sekitar 89 menit tersebut resmi tayang secara global melalui Netflix pada 18 September 2026. Dokumenter ini disutradarai Rob Sixsmith dan mengangkat rangkaian peristiwa pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kepala Divisi Propam Polri, Ferdy Sambo.
Netflix menggambarkan film tersebut sebagai dokumenter kriminal nyata yang mengikuti kasus tewasnya seorang perwira muda di rumah seorang jenderal. Penyelidikan setelah kematian korban kemudian mengungkap adanya upaya penutupan kasus hingga tingkat tinggi di lingkungan kepolisian.
Skenario sang Jenderal tidak hanya menyoroti kematian Brigadir J, tetapi juga proses terbentuknya narasi awal mengenai peristiwa tersebut. Film memperlihatkan bagaimana informasi mengenai dugaan baku tembak antara anggota polisi pada awalnya menjadi dasar pemberitaan, sebelum muncul berbagai kejanggalan yang mendorong penyelidikan lebih lanjut.
Salah satu bagian yang disorot adalah persoalan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dokumenter juga menampilkan keterangan sejumlah jurnalis, penyelidik, aparat, serta pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus.
Dalam perjalanan penyelidikan, muncul dugaan adanya upaya sistematis untuk menghalangi proses hukum atau obstruction of justice. Berdasarkan materi dokumenter, sejumlah anggota kepolisian kemudian diperiksa terkait perkara tersebut. Film juga menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah personel dengan berbagai tingkat kepangkatan dalam upaya menutup-nutupi perkara.
Kasus tersebut kemudian berkembang menjadi persoalan besar yang tidak hanya menyangkut kematian Brigadir J, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai penggunaan kewenangan dan mekanisme pengawasan di tubuh Polri.
Melalui wawancara dan penelusuran sejumlah sumber, film ini merekonstruksi bagaimana kasus yang semula disampaikan sebagai insiden baku tembak berubah menjadi perkara pembunuhan berencana dan menyeret sejumlah pejabat kepolisian.
Kehadiran Skenario sang Jenderal di Netflix membuat kembali menjadi sorotan publik sebuah perkara yang sebelumnya telah menjadi salah satu kasus kriminal paling mendapat perhatian luas di Indonesia.
Netflix memasukkan film tersebut dalam kategori dokumenter, film kriminal, dan true crime documentary. Film ini tersedia dengan audio asli bahasa Indonesia serta pilihan bahasa dan subtitle lainnya.
Kasus Pembunuhan Brigadir J
Kasus ini bermula pada 8 Juli 2022, ketika Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tewas di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Pada awalnya, kematian Yosua dilaporkan sebagai peristiwa baku tembak antara anggota polisi. Namun, penyelidikan lebih lanjut yang dilakukan tim khusus Polri menyatakan tidak menemukan fakta adanya baku tembak seperti dalam laporan awal.
Ferdy Sambo kemudian ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan proses penyidikan juga mengungkap dugaan upaya menghalangi penyidikan, termasuk persoalan CCTV dan barang bukti.
Sejumlah anggota Polri turut menjadi tersangka dalam perkara obstruction of justice. Perkara pembunuhan tersebut kemudian berlanjut ke persidangan dan Mahkamah Agung pada 8 Agustus 2023 menolak kasasi Ferdy Sambo sekaligus memperbaiki putusan sebelumnya. (**)
Sumber: Netflix
Editor: Danu