KONI Kota Batu Dorong Humas Cabor Jadi Penggerak Branding dan Ekonomi Olahraga

KOTA BATU, SJP – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu mendorong humas cabang olahraga (cabor) tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi dan publikasi kegiatan. Di era digital, humas dinilai memiliki peran strategis dalam membangun branding, memperluas keterlibatan publik hingga membuka peluang komersialisasi olahraga.

Ketua Umum KONI Kota Batu Sentot Ari Wahyudi mengatakan bahwa sebelumnya ia telah mendorong dalam sebuah forum untuk mengevaluasi peran humas KONI maupun humas cabor selama ini serta strategi kehumasan yang perlu diterapkan menghadapi perubahan pola komunikasi masyarakat di era digital.

“Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah penguatan branding digital. Media sosial dinilai memiliki potensi besar menjadi aset cabor untuk memperkenalkan aktivitas, prestasi atlet, sekaligus membangun daya tarik bagi calon sponsor,” urainya, pada Minggu (13/9/2026).

Cabor juga didorong tidak hanya bergantung pada anggaran pembinaan yang diberikan KONI. Melalui pengelolaan media sosial yang kreatif dan konsisten, cabor dinilai dapat membangun nilai komersial sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.

Menurut Sentot, keberadaan humas sangat menentukan bagaimana olahraga prestasi dapat dikenal dan memperoleh dukungan lebih luas dari masyarakat.

“Peran humas sangat penting. Lewat kolaborasi antarhumas cabang olahraga dan KONI ini, kita berharap gaung gerak olahraga prestasi ini semakin kuat dan bisa menarik bukan hanya perhatian masyarakat, namun juga bisa meningkatkan ekonomi,” terang Sentot.

Sementara itu Ketua Pengcab ALTI (Asosiasi Lari Trail Indonesia), Keke, mengatakan kreativitas dan kesinambungan konten menjadi syarat penting untuk membangun branding digital cabor.

“Syaratnya satu, kita harus mengemas konten yang kreatif dan berkesinambungan, untuk meningkatkan branding digital kita yang kuat. Medsos kita yang aktif akan menjadi aset utama untuk menarik sponsor,” ujar Keke.

Selain branding, forum tersebut juga membahas tantangan komunikasi lintas generasi. Humas cabor dituntut mampu membangun komunikasi yang interaktif dengan atlet, penggemar, komunitas olahraga maupun masyarakat luas.

Kemampuan literasi digital juga menjadi perhatian. Humas tidak hanya dituntut mampu membuat dan menyebarkan konten, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi ketika organisasi menghadapi persoalan maupun krisis.

Peran humas juga diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada atlet. Komunikasi yang dibangun secara positif dinilai dapat menjadi salah satu motivasi bagi atlet ketika mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

Ia berharap kolaborasi antara KONI dan humas cabor dapat terus diperkuat. Strategi komunikasi digital yang lebih terarah diharapkan membuat prestasi atlet dan aktivitas olahraga di Kota Batu semakin dikenal, sekaligus membuka peluang pembiayaan dan kemitraan yang lebih luas. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>