Persik Kediri Lepas Yandi Sofyan dan Irkham Mila

KEDIRI, SJP  – Gelombang perombakan skuat Persik Kediri terus berjalan jelang bergulirnya musim baru 2026/2027 pada September mendatang. Manajemen tim berjuluk Macan Putih ini resmi mengumumkan perpisahan dengan dua penggawa senior mereka, Yandi Sofyan dan Irkham Mila.

Pelepasan kedua pemain ini menggenapkan daftar cuci gudang Persik Kediri menjadi total 15 pemain dari skuat musim lalu. Diketahui, Yandi dan Mila pertama kali didatangkan ke Kota Tahu pada awal musim 2025/2026 dan sempat menjadi pilar penting dalam ketatnya persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi mendalam atas profesionalisme dan dedikasi yang ditunjukkan oleh kedua pemain tersebut selama berseragam ungu khas Macan Putih.

“Bersama Persik Kediri, keduanya selalu berusaha menunjukkan performa terbaik. Terima kasih kepada Yandi Sofyan dan Irkham Mila yang telah berjuang dan bekerja keras untuk tim, baik di dalam lapangan saat pertandingan maupun selama sesi latihan,” ungkap Rachmad Tri Kuncara.

Selama membela Persik, Yandi Sofyan, penyerang berpengalaman yang pernah mengecap atmosfer Liga Australia ini tercatat tampil sebanyak 13 kali dan menyumbang satu assist.

Sementara itu, Irkham Mila yang beroperasi di sektor sayap, mengemas 10 penampilan dan membukukan satu gol krusial. Gol ikonik Mila lahir saat menjadi pembuka kemenangan 2-1 Persik Kediri atas PSBS Biak pada putaran pertama BRI Super League, 29 Agustus 2025 lalu.

Meski tidak lagi bekerja sama, manajemen optimis kedua pemain ini akan terus bersinar di klub baru mereka kelak.

“Kami percaya keduanya akan semakin memperlihatkan kualitas terbaik ke depan. Baik Yandi Sofyan maupun Irkham Mila memiliki kualitas teknik yang sangat mumpuni,” pungkas Rachmad.(**)

Sumber : ileague.id

Editor; Danu 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>