JEMBER, SJP — Delapan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember yang terbagi dalam dua tim mengikuti kegiatan Exploration Camp Competition (ECC) di kawasan Taman Nasional Meru Betiri selama lima hari, pada 1–5 Agustus 2026.
Penjelajahan melintasi rute Pantai Bandealit, Teluk Meru, Teluk Permisan, hingga kawasan Sukomade. Delegasi terdiri dari perwakilan MAPALA PALMSTAR dan mahasiswa Program Studi Tadris Biologi.
Tim pertama beranggotakan M. Firdaus Ramadani (Ekonomi Syariah), Andi Hidayat (KPI), Sabilur Rosad (IPA), dan Syahiroh Indah Auliya (Tadris Biologi). Sementara tim kedua diperkuat oleh Moch. Safiq Mardiyan Z. (BKI), Moh. Nizalur Rahman R. (Tadris Biologi), Alfian Nur Hidayatullah (Akuntansi Syariah), dan Tri Alaynda Sanjoe (Tadris Biologi).
Selama ekspedisi, para peserta menjalankan serangkaian aktivitas lapangan, seperti trekking, navigasi darat, pencatatan dan dokumentasi flora-fauna, hingga pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD). Peserta juga mengikuti sharing session untuk mendiskusikan pengalaman konservasi alam.
Pengalaman berkesan dialami peserta saat menyaksikan langsung penyu bertelur pada malam hari di kawasan konservasi, yang dilanjutkan dengan pelepasan sekitar 600 tukik ke laut lepas pada pagi harinya.
Salah satu peserta, M. Firdaus Ramadani, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga yang tidak didapatkan di dalam ruang kelas.
“Bisa belajar secara langsung di hutan dari beragam flora, terutama terkait identifikasi tumbuhan dengan sentuhan langsung, menjadi pengalaman yang sangat berkesan,” ujar Firdaus.
Ia menambahkan, interaksi langsung dengan lingkungan hutan tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kepedulian lingkungan secara personal.
“Kegiatan ini juga membuat saya semakin memiliki rasa konservasi dalam diri,” pungkasnya. (***)
Editor: Syaiful Aries