KOTA KEDIRI, SJP – Turnamen tenis lapangan Wali Kota Cup 2026 edisi perdana disambut antusias para pegiat tenis di Kota Kediri. Sebanyak 204 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk mantan atlet nasional yakni Prima Simpati Aji dan Andre Setyawanto.
Peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Medan, Palembang, DKI Jakarta, Bekasi, Banyuwangi, Papua, Semarang, DI Yogyakarta, Surabaya, Malang, Tulungagung, Blitar, Probolinggo hingga Madiun.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kehadiran turnamen tersebut diharapkan dapat mendorong munculnya atlet-atlet berprestas serta menarik minat generasi muda untuk mulai menekuni olahraga tenis.
“Mendorong atlet-atlet berprestasi, karena bisa jadi ini menjadi daya tarik nantinya untuk para junior untuk berlatih tenis,” ujar Wali Kota Kediri, Sabtu, (22/08/2026).
Menurutnya, olahraga juga harus menjadi bagian dari pola hidup masyarakat. Selain menjaga asupan makanan bergizi, aktivitas fisik perlu menjadi kebutuhan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga kebugaran.
“Saat ini menurut saya olahraga ini harus menjadi pola hidup kita. Selain makan makanan yang bergizi, olahraga juga harus menjadi kebutuhan yang kita harus komitmen untuk melakukan setiap hari,” katanya lagi.
Turnamen Wali Kota Cup 2026 mempertandingkan empat kategori. Yakni kelompok umur 90 putra yang diikuti 24 pasangan dan berlangsung di Lapangan Pengairan, kelompok umur 110 putra dengan 30 pasangan di Lapangan Brigif XVI Wirayudha, kelompok umur 120 putra yang diikuti 33 pasangan di Lapangan Pelti dan Polresta Kediri Kota, serta kelompok umur 100 putri dengan 15 pasangan.
Ketua Pelti Kota Kediri Agusdin Farid mengatakan, kehadiran para pemain nasional dan mantan atlet PON diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi peserta lain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Pastinya mendorong mereka untuk lebih semangat berlatih karena ada yang idola-idolanya, pemain nasional, pemain PON juga,” ujarnya.
Selain untuk olahraga dan kesehatan, turnamen ini juga untuk meningkatkan gairah sport tourism Kota Kediri. Ketua Panitia Arief Cholisudin Yuswanto mengatakan dengan lebih dari satu venue, peserta bisa lebih mengenal dan menghabiskan waktu di Kota Kediri.
Apalagi para peserta yang sudah dewasa, kebanyakan datang bersama keluarga.
“Kita mendukung program Mbak Wali, kaitannya dengan sport tourism. Karena kalau yang senior-senior ini pasti kalau datang pasti bawa keluarga. Nah kalau keluarga menginap kemudian nanti pasti akan kuliner, kemudian juga untuk beli oleh-oleh,” katanya.
Persiapan penyelenggaraan turnamen dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Arief menegaskan, kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD dan sepenuhnya terlaksana melalui dukungan sponsor serta kemitraan dengan berbagai pihak.
“Persiapan ini kurang lebih ada satu bulan, karena ini murni tidak ada dari anggaran APBD, sama sekali tidak ada. Ini benar-benar dari sponsor, dari kemitraan kita bersama dengan teman-teman,” jelasnya.
Turnamen Wali Kota Cup 2026 menyediakan total hadiah sebesar Rp44 juta. (*)
Editor : Rizqi Ardian