BONDOWOSO, SJP – Dua orang pendaki dilaporkan hilang setelah diduga mendaki Gunung Piramid, Desa Tegal Tengah, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Hingga Selasa (4/8/2026) pagi, keduanya belum diketahui keberadaannya sehingga tim gabungan bersiap melakukan pencarian.
Informasi awal menyebutkan, sepasang laki-laki dan perempuan pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB menitipkan sepeda motor Yamaha NMax merah bernomor polisi P 2938 ES kepada seorang warga Dusun Tegal Tengah, RT 17 RW 04, bernama An Annisatul Jannah.
Namun hingga Senin (3/8/2026), keduanya belum kembali mengambil kendaraan tersebut. Ketua RT 17 kemudian melaporkan kondisi itu kepada Muspika Kecamatan Curahdami karena pemilik motor tidak diketahui keberadaannya.
Berdasarkan hasil penelusuran nomor polisi kendaraan melalui data Bapenda Kabupaten Bondowoso, motor tersebut terdaftar atas nama Yuliatun, warga Kampung Olean, Desa Olean, Kabupaten Situbondo. Nomor telepon yang tercantum diketahui sudah tidak aktif.
Dari hasil koordinasi awal Muspika Kecamatan Curahdami, kedua orang tersebut diduga mendaki Gunung Piramid dan dimungkinkan mengalami salah jalur atau tersesat di kawasan pendakian.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Curahdami AKP Muktamar. Kepada sejumlah media dirinya menyampaikan, sebagai langkah awal penanganan, tim gabungan yang terdiri dari sejumlah pemandu dari Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan rute.
“Benar. Tadi malam sudah berangkat beberapa orang teman-teman dari APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia) naik ke Pos 1,” ujar AKP Muktamar saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
Sementara itu, laporan awal operasi SAR yang diterima dari seorang pemandu lokal Desa Tegal Tengah pada Senin (3/8/2026) pukul 17.25 WIB menyebutkan insiden tersebut dikategorikan sebagai survivor atau pencarian orang hilang.
Dalam laporan itu, salah satu korban diketahui bernama Maliya Finda (51), perempuan, beralamat di Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Satu korban lainnya masih belum diketahui identitasnya.
Sejumlah personel relawan telah diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan asesmen awal, di antaranya Ketua Jangkar bersama beberapa anggota tim.
Saat ini kedua pendaki belum ditemukan atau kembali. Oleh sebab itu, Muspika Kecamatan Curahdami bersama BPBD akan memulai operasi pencarian awal di kawasan Gunung Piramid.
Hingga berita ini ditayagkan, proses pencarian masih dalam tahap persiapan dan perkembangan lebih lanjut masih menunggu informasi resmi dari tim di lapangan. (*)
Editor : Rizqi Ardian