Nasib Maling Motor di Ponorogo yang Kehabisan Bensin, Malah 'Digiring' Pulang ke Panti Jompo

PONOROGO, SJP – Niat hati ingin bergaya ala pembalap antar-kota dengan motor bebek legend Honda Supra X 125, pelarian seorang pria berinisial S di Ponorogo justru berakhir dengan komedi. Pelarian indahnya terhenti di sebuah warung makan kawasan Dagangan, Madiun, bukan karena dibekuk tim Jatanras, melainkan karena jarum indikator bensin motor curiannya sudah menyentuh garis merah al alias kehabisan bensin.

Aksi pencurian ini terbilang lumayan modal nekat. Pelaku yang merupakan penghuni Panti Duafa Manula Turi, Jetis, Ponorogo ini mengawali pelariannya dengan merusak teralis jendela panti. Setelah berhasil kabur, matanya tertuju pada satu unit Honda Supra X 125 milik warga yang terparkir santai di dekat sawah Desa Ngasinan.

Namun, yang namanya motor Supra, tampaknya punya kesetiaan tinggi pada pemilik aslinya. Belum sempat melaju terlalu jauh hingga luar provinsi, motor tersebut mogok akibat kehabisan bahan bakar saat pelaku sedang asyik mengisi perut di warung makan.

Warga dan petugas yang melakukan pengejaran pun dengan mudah mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti. Menariknya, alih-alih diarak ke kantor polisi dengan borgol besi, proses pengamanan awal justru membuat warga tepok jidat: pelaku dikembalikan lagi ke Panti Duafa Manula Turi untuk diisolasi dan disiapkan rujukan ke RSJ.

Sementara itu, motor Supra milik korban langsung diserahkan kembali ke pemiliknya dalam kondisi aman, utuh, hanya saja tangkinya butuh diisi Pertalite. Duh! (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>