Pernah Dilanda Longsor, Ruas Tangsi– Sipelot Kini Diperkuat Dinding Penahan Tanah

MALANG, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) membangun dinding penahan tanah (DPT) di ruas Tangsi– pantai Sipelot, Kecamatan Tirtoyudo.

Pembangunan tersebut menjadi upaya memperkuat lereng sekaligus menjaga kemantapan badan jalan di kawasan yang memiliki kontur perbukitan dan pernah mengalami kejadian longsor.

Pembangunan DPT berada di kawasan Dusun Gampingan, Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo. Lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil survei lapangan, evaluasi kondisi eksisting, dan perencanaan teknis dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan serta skala prioritas penanganan infrastruktur jalan.

Kepala Bidang Bina Marga (Pembangunan dan Peningkatan Jalan) DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari, mengatakan pembangunan DPT merupakan bagian dari program peningkatan keandalan infrastruktur jalan kabupaten.

Keberadaan struktur tersebut berfungsi memperkuat kestabilan tanah di sisi jalan, menjaga badan jalan tetap mantap, sekaligus mempertahankan fungsi pelayanan jalan bagi masyarakat.

“Penanganan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan dan perencanaan teknis. Ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan sesuai kondisi di lapangan, dan jalan di area tersebut, memang sejak lama dikeluhkan warga setempat,” ujar Anita, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan yang sudah dilaksanakan meliputi persiapan, pengukuran, pembangunan pondasi, struktur dinding penahan tanah, pekerjaan beton, timbunan dan pemadatan kembali, penyelesaian bahu jalan, hingga pekerjaan pendukung lainnya sesuai spesifikasi teknis dan dokumen kontrak.

Seluruh tahapan pekerjaan berada di bawah pengawasan konsultan bersama DPUBM guna memastikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu pelaksanaan, serta kesesuaian dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pekerjaan yang didanai APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak senilai Rp660.235.000 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender dan ditargetkan rampung pada September 2026.

Pemkab Malang juga terus melakukan inventarisasi terhadap ruas-ruas jalan kabupaten yang membutuhkan penguatan lereng maupun penanganan infrastruktur lainnya. Penanganan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil kajian teknis, tingkat prioritas, dan kemampuan anggaran daerah.

Sebagai informasi, kawasan yang dibangun DPT berada Desa Sumbertangkil merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi longsor. Pada September 2025, hujan berintensitas tinggi sempat memicu longsor di beberapa titik desa tersebut sehingga berdampak pada sejumlah rumah warga.

Penguatan lereng melalui pembangunan DPT diharapkan mampu menjaga keandalan ruas Tangsi–Sipelot sebagai akses vital bagi mobilitas masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Malang yang notabene masyarakatnya bekerja sebagai nelayan dan petani.

“Harapannya infrastruktur jalan semakin andal sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (**) 

Editor: Syaiful Aries

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>