NGANJUK, SJP — Gelaran keagamaan Musala Al Ikhlas Bersholawat di Dusun Barik, Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Ahad (9/8/2026) malam, menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat kecil.
Kehadiran ribuan jemaah yang memadati lokasi acara terbukti memberikan dampak ekonomi positif secara langsung bagi puluhan pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Sejak pukul 19.00 WIB, para pedagang telah memadati area luar kediaman Supriyadi, Mantan Sekdes Desa Betet yang menjadi pusat lokasi tasyakuran peringatan hari jadi ke-3 Musala Al Ikhlas tersebut.
Berbagai jenis barang dagangan, mulai dari makanan, minuman hangat, hingga pernak-pernik religi laku keras diserbu pembeli dari kalangan jamaah yang hadir.
Momen keagamaan ini terbukti efektif menggerakkan roda perekonomian kerakyatan secara mendadak namun signifikan.
Pendapatan para pedagang meningkat drastis seiring tingginya antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
“Kami berharap acara sholawat bersama seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin pada tahun-tahun mendatang. Ngeh lumayan, angsal berkah jualan Niki (Alhamdulillah, jualan laris dapat berkah sholawatan),” ungkap Marni salah seorang pedagang paruh baya asal Ngronggot di lokasi acara.
Tingginya antusiasme serta dampak ekonomi bagi warga sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh tuan rumah sekaligus penanggung jawab Musala Al Ikhlas, Supriyadi.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Desa Betet, tokoh masyarakat, serta warga yang telah bergotong royong menyukseskan acara tersebut.
“Saya merasa bangga atas usia ke-3 tahun ini. Mengungkapkan rasa bangga yang tiada terkira karena di usia yang ke-3 tahun ini, Musholla Al Ikhlas dapat menggelar tasyakuran agung bersama masyarakat, para kyai, dan warga Desa Betet, Kecamatan Ngronggot,” ujar Supriyadi.
Pihaknya berharap kegiatan sholawat ini mendatangkan keberkahan nyata serta menjadikan Musholla Al Ikhlas sebagai sarana pembawa kebaikan bagi seluruh warga Desa Betet.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dikemas lebih semarak demi mendukung komitmen Menuju Betet Sejahtera (MBS).
Kemeriahan syiar Islam ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan seniman daerah, di antaranya penceramah Gus Bahru Zamzami; pengisi Alacara Cak Komet dan Cak Yono dan jajaran ustaz majelis, yakni Ustadz M. Faatihul Jalil, Ustadz Hidayaturrohman, Ustadz Khoirudin, dan Ustadz Hayyun Al Kholid dan diiringi Hadrah Pusat Majelis Al Badar Nganjuk.
Rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai, serta memberikan manfaat spiritual dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. (*)
Editor: Syaiful Aries