Tiket Lebaran Mulai Diserbu, KAI Bocorkan Jurus Jitu Menang "War" Tiket

BLITAR, SJP – Aroma mudik Lebaran 2026 mulai terasa, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran, dan masyarakat langsung diingatkan untuk bergerak cepat sebelum kehabisan kursi di tanggal favorit.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan, tiket Lebaran sudah bisa dipesan mulai H-45 sebelum keberangkatan. Artinya, per Sabtu (31/1/2026) calon penumpang sudah dapat memesan tiket untuk perjalanan tanggal 17 Maret 2026.

“Per hari ini, Sabtu (31/1/2026) masyarakat sudah bisa memesan tiket untuk perjalanan tertanggal 17 Maret 2026,” jelasnya, Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, periode Lebaran selalu menjadi momen dengan lonjakan mobilitas yang sangat tinggi. Tiket kereta api menjadi buruan utama masyarakat yang ingin pulang kampung dengan nyaman dan aman.

Pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2026 sendiri sudah dibuka bertahap sejak 25 Januari 2026 lalu, dimulai untuk keberangkatan 12 Maret 2026 dan seterusnya.

“Permintaan tiket selalu meningkat signifikan saat Lebaran. Calon penumpang harus lebih cermat dan sigap dalam memesan,” ujarnya.

Menyadari tingginya persaingan mendapatkan tiket, KAI Daop 7 Madiun membagikan sejumlah strategi agar peluang masyarakat semakin besar. 

Mulai dari menentukan jadwal sejak dini, dengan menyesuaikan dengan tanggal pembukaan pemesanan. Gunakan koneksi internet yang stabil agar proses transaksi lancar. Lalu, rutin cek setelah pukul 00.00 WIB, karena tiket yang tidak dibayar otomatis dibatalkan dan kembali tersedia di sistem.

Kemudian, fleksibel dengan tanggal, artinya mencoba menggeser keberangkatan sehari sebelum atau sesudah tanggal favorit, dan memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI jika rute langsung sudah penuh.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari penipuan maupun harga yang tidak wajar,” imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>