SUARAJATIMPOST.COM – Selama sepekan, sederet peristiwa terekam dalam pemberitaan Suara Jatim Post. Mulai dari Jombang, bentrokan yang memakan korban jiwa dua pesilat, lalu dua anggota polisi yang dihajar massa karena memeras penjudi online. Fenomena lain yang membikin miris: ratusan wanita di Blitar yang memilih bercerai karena faktor ekonomi, lantas keputusan pemerintah yang memblokir ribuan penerima bansos karena terlibat judi online.
Jelang Muktamar ke-35 NU, Dua Anggota Pesilat Banom NU Meninggal Usai Kegiatan Ijazah Kubro di Jombang
Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, insiden kekerasan tragis menimpa rombongan pesilat Badan Otonom (Banom) NU usai menghadiri kegiatan Ijazah Kubro pada Sabtu (15/8/2026) malam. Rombongan yang bergerak menuju area Kabuh tersebut dihadang dan dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di depan pabrik PT Camino, Desa Kedungjati, pada Ahad (16/8/2026) dini hari.
Kejadian ini mengakibatkan dua anggota pesilat berinisial AFA (asal Tuban) dan AJ (asal Lamongan) meninggal dunia, puluhan orang luka-luka, serta satu unit sepeda motor hangus terbakar. Korban luka-luka berasal dari beberapa daerah, termasuk lima orang dari Kediri, salah satunya mengalami luka tembak senapan angin di bagian paha namun kondisinya kini telah membaik.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengonfirmasi bahwa para korban bukanlah peserta resmi kegiatan, melainkan rombongan penggembira yang hadir tanpa undangan dan sempat melakukan konvoi hingga memicu miskomunikasi di jalan. Meskipun kasus ini dipicu oleh euforia dan dinamika rombongan liar, Polres Jombang menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Selengkapnya
Dua Oknum Polisi di Gresik Dihajar Massa Usai Peras Warga yang Terjerat Judol
Dua oknum anggota Polsek Duduksampeyan berinisial P dan D terancam sanksi tegas setelah diduga melakukan pemerasan hingga puluhan juta rupiah terhadap tiga pemuda di Desa Petung, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, yang dituduh terlibat jaringan judi online.
Aksi pemerasan tersebut berulang pada Ahad (16/8/2026) malam saat kedua oknum mendatangi warga lain dengan modus serupa, hingga akhirnya dikepung dan dihajar oleh massa setempat yang telah memantau pergerakan mereka.
Keduanya berhasil dievakuasi oleh personel kepolisian ke balai desa dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Sipropam Polres Gresik serta mendapat atensi khusus dari Bidpropam Polda Jatim, sementara Satreskrim juga tengah memeriksa warga yang dituding terlibat judi online. Selengkapnya.
Ratusan Istri di Blitar Pilih Menjanda daripada Hidup Miskin Bareng Suami
Berdasarkan laporan Pengadilan Agama (PA) Blitar, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat ada 1.334 perkara perceraian yang masuk, dengan 287 perkara (sekitar 21,5 persen) di antaranya dipicu oleh masalah ekonomi rumah tangga. Tekanan biaya hidup, ketidakmampuan suami memenuhi kebutuhan dasar, serta lalainya kewajiban memberikan nafkah yang layak memicu konflik berkepanjangan hingga membuat para istri memilih bercerai.
Humas PA Blitar Ahmad Syaukani membenarkan bahwa ketimpangan ekonomi dan gagalnya pemenuhan kebutuhan dasar menjadi penyebab utama kehancuran rumah tangga, mengungguli faktor lain seperti perselingkuhan (52 kasus) dan KDRT (33 kasus). Selengkapnya
Ribuan Bansos di Bojonegoro Diblokir Gegara Judol
Sebanyak 7.353 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos Program Sembako dan PKH di Kabupaten Bojonegoro mengalami pemblokiran akun akibat terdeteksi indikasi aktivitas judi online (judol) dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kepala Dinsos Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menjelaskan bahwa munculnya indikasi tersebut tidak serta-merta berarti KPM bersangkutan bermain judol, melainkan bisa disebabkan oleh aktivitas anggota keluarga lain dalam satu KK atau penyalahgunaan KTP penerima yang dipinjam oleh orang lain.
Meskipun demikian, bantuan sosial yang terblokir tersebut masih berpeluang untuk diaktifkan kembali apabila warga mengajukan ulang melalui petugas Kemensos atau operator desa untuk menjalani proses verifikasi dan validasi ulang data kependudukannya. Selengkapnya. (**)
Duri Ikan Menu MBG Tersangkut di Tenggorokan, Pelajar di Nganjuk Dirujuk ke 3 Faskes
Pelajar SMPN Satu Atap Lengkong berinisial FA (11) di Kabupaten Nganjuk harus dirujuk hingga ke tiga fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas Lengkong, RSUD Kertosono, hingga tindakan ekstraksi oleh dokter spesialis di RSUD Nganjuk, akibat tertelan duri ikan mujair goreng dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan peradangan, pembengkakan tenggorokan, serta demam tinggi.
Kendati penanganan medis kedaruratan sempat terkendala finansial keluarga, Pemerintah Desa Ngepung memfasilitasi transportasi ambulans dan seluruh biaya perawatan akhirnya ditanggung oleh pihak penyedia makanan, SPPG Sumbersono Lengkong. Selengkapnya (**)
Editor: Danu