BONDOWOSO, SJP – Deretan bendera Merah Putih mulai menghiasi sudut-sudut wilayah di Kabupaten Bondowoso menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warna merah dan putih yang berkibar bukan sekadar ornamen tahunan, tetapi menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan sekaligus simbol cinta terhadap tanah air yang perlu terus dirawat oleh setiap generasi.
Suasana nasionalisme itu semakin terasa ketika Pemerintah Kabupaten Bondowoso membagikan bendera Merah Putih secara serentak dan gratis, Jumat (31/7/2026). Bendera dibagikan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), kawasan Alun-alun Bondowoso, hingga kepada masyarakat dan pelajar sebagai bagian dari memupuk rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia.
Tak hanya itu, di tengah berbagai tantangan dan kebijakan efisiensi anggaran, semangat menyambut bulan kemerdekaan tetap menyala. Pemerintah daerah memilih menghadirkan momentum Agustus bukan hanya melalui seremoni, tetapi juga dengan mengajak masyarakat ikut mengibarkan bendera Merah Putih sebagai wujud rasa bangga menjadi bangsa Indonesia.
Harapannya, setiap bendera yang berkibar di depan rumah bukan sekadar memenuhi kewajiban, melainkan menjadi simbol persatuan, penghormatan kepada jasa para pahlawan, sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan harus terus dijaga dengan semangat gotong royong dan cinta tanah air.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, usai membagikan bendera mengatakan, pembagian bendera dilakukan secara serentak di berbagai titik sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia dengan penuh semangat nasionalisme.
“Jumlahnya 1.000 bendera yang tersebar di masing-masing OPD, kemudian dibagikan juga di alun-alun ini secara serentak. Teman-teman berbagi bendera dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, agar rasa cinta kita terhadap tanah air ini semakin kuat,” ujarnya.
As’ad juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang jalan raya, agar memasang bendera Merah Putih secara serentak selama bulan Agustus.
“Utamanya masyarakat yang di pinggir jalan agar serentak memasang bendera Merah Putih sebagai rasa cinta dan kebanggaan kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Ia menegaskan, semangat menyemarakkan Hari Kemerdekaan tidak akan surut meski pemerintah menerapkan efisiensi anggaran.
“Berbagai perlombaan tetap akan digelar untuk menjaga semarak peringatan kemerdekaan di tengah masyarakat,” ucap dia di pedestrian Alun-alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bondowoso, Ahmad, menjelaskan, pembagian bendera Merah Putih merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Dalam Negeri kepada seluruh pemerintah daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ada imbauan dari Kementerian Dalam Negeri agar pemerintah daerah membagikan bendera kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar. Harapannya, rasa cinta tanah air semakin tertanam sejak usia dini,” ujarnya.
Menurut Ahmad, bendera yang dibagikan berukuran 90 x 60 sentimeter. Selain pembagian bendera, pemerintah daerah juga telah membentuk panitia HUT Kemerdekaan melalui keputusan bupati yang akan melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan sepanjang Agustus.
“Kepanitiaan sudah terbentuk, mulai dari seksi upacara, lomba hingga bakti sosial. Jadi momentum kemerdekaan ini bukan hanya edukasi tentang nasionalisme, tetapi juga diisi kegiatan sosial untuk masyarakat,” jelasnya.
Mantan Inspektur ini juga menambahkan, rangkaian kegiatan HUT RI akan diisi dengan berbagai kegiatan rutin yang sudah diagendakan selama bukan Agustus mendatang.
“Seperti latihan Paskibraka, pengukuhan Paskibraka, renungan suci, ziarah nasional, upacara pengibaran dan penurunan bendera, yang akan diikuti seluruh perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur masyarakat di Bondowoso,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian