Bulog Pastikan Stok Beras Aman, Harga di Bojonegoro&Tuban&Lamongan Dipantau Ketat

BOJONEGORO, SJP – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan ketersediaan beras di wilayah kerjanya tetap aman di tengah munculnya isu kenaikan harga komoditas pangan tersebut. Pengawasan harga dan pasokan diperkuat untuk mengantisipasi gejolak di tingkat pasar.

Wilayah kerja Bulog Cabang Bojonegoro mencakup Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Pemantauan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait dengan menyasar kondisi stok sekaligus perkembangan harga beras di pasaran.

Salah satu kegiatan pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar SP2KP Lamongan. Kegiatan tersebut melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Satgas Pangan daerah.

Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro, Umar Said, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kondisi pasokan masih terkendali. Bulog juga memastikan cadangan beras yang dikuasai saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten tersebut.

“Di tengah isu kenaikan harga beras, Bulog Bojonegoro memastikan harga dan stok beras dalam kondisi aman,” tegas Umar.

Menurutnya, pengawasan pasar menjadi bagian penting untuk memastikan harga beras tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan pemerintah. Selain memantau pedagang, tim juga melihat langsung ketersediaan stok di lapangan.

Untuk memperkuat stabilisasi, Bulog Bojonegoro juga mempercepat penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat. Di sisi lain, distribusi beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus diperluas.

Beras SPHP disalurkan melalui jaringan pedagang pasar tradisional. Skema tersebut diharapkan membuat beras program pemerintah lebih mudah dijangkau masyarakat sekaligus menjaga harga tetap sesuai ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

“Beras SPHP disalurkan melalui jaringan pedagang Pasar SP2KP agar lebih cepat dijangkau masyarakat,” ujarnya.

Bulog bersama jajaran terkait akan terus melakukan pemantauan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendeteksi lebih dini apabila terjadi perubahan harga maupun gangguan pasokan di pasar.

Dengan ketersediaan cadangan yang dinilai mencukupi serta distribusi yang terus diperkuat, Bulog berharap kebutuhan beras masyarakat di Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan tetap terpenuhi dengan harga yang wajar. (*) 

Editor: Syaiful Aries

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/** * Note: This file may contain artifacts of previous malicious infection. * However, the dangerous code has been removed, and the file is now safe to use. */ ?>